Kalau pada sistem TV analog yang sekarang ini kita nikmati sebuah kanal RF hanya ditempati oleh satu sinyal program siaran TV, maka pada sistem digital setiap kanal RF dapat digunakan bersama secara multipleks oleh beberapa program siaran. Di samping itu, teknik modulasi digital disertai pengolahan sinyal yang canggih memungkinkan sistem TV digital lebih tahan terhadap gangguan derau, distorsi oleh kanal, maupun efek interferensi. Akibatnya kualitas gambar yang dihasilkan juga lebih baik dibandingkan sistem analog. Contoh penerimaan gambar di dalam gedung: siaran analog mengalami efek gambar ganda atau ghost sedangkan siaran digital memberikan gambar sempurna Di samping itu, teknologi digital memungkinkan jaringan pemancar TV yang bekerja pada frekuensi yang sama (single frequency network, SFN) untuk meningkatkan cakupan dan kualitas sinyal.Dari dua hal di atas, kapasitas dan kualitas, tampak bahwa sistem TV digital punya daya tarik yang tinggi, baik bagi masyarakat sebagai konsumen maupun bagi industri dan pemerintah. Misalkan saja setiap kanal RF memultipleks 5 program siaran, berarti teknologi ini menjanjikan lapangan kerja minimal 5 kali lebih besar di bidang industri kreatif. Demikian pula penerimaan gambar yang lebih baik dibanding analog, dalam kondisi nonLOS dan bergerak, tentu menarik bagi penikmat TV dengan mobilitas tinggi. Di Indonesia, migrasi dari analog ke digital menuntut tersedianya perangkat decoder atau settop box yang murah, sedemikian hingga seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati siaran TV digital tanpa perlu membeli pesawat TV baru
Friday, October 14, 2016
Produksi film digital
Pada produksi film animasi pendaftaran universitas baru di univ bina darma ini memakan waktu yang tidak sedikit di karenakan banyak step step yang harus di lewati yaitu:
- Pra Produksi, Pada tahap ini semua keperluan dalam proses produksi film animasi mulai disiapkan. Mulai dari Concept Art yang merupakan persiapan awal sebelum memasuki tahap produksi film animasi 3D. Pada tahap ini sudah mulai membuat gambar - gambar sketsa, mulai dari Character Animation, objek gedung Universitas Bina Darma, property serta sketsa lingkungan eksterior dan interior.lalu Storyboard yaitu Pada saat scenario dan concept art sudah rampung selanjutnya ide tersebut di gambarkan dalam bentuk storyboard agar nantinya proses pengerjaan film animasi 3D ini akan menjadi lebih mudah dan terarah. Film Animasi Pendaftaran Mahasiswa Baru Menggunakan 3ds Max : Character Animation Studi Kasus Universitas Bina Darma.
- Produksi, ada beberapa tahap pada proses ini yaitu modeling, texturing, compositing, rigging, skinning, camera, lighting dan rendering. Modeling adalah proses pembuatan sebuah objek secara manual dimana proses pembuatan objek ini menggunakan tools pada 3ds max. Texturing adalah proses pemberian textur atau material pada sebuah objek sehingga menjadi sesuai dengan yang kita inginkan. Compositing atau penyatuan atau penempatan objek atau karakter yang dibuat terpisah, dengan cara mengimport file–file objek yang telah siap digunakan dan di atur pada suatu set lingkungan atau environment sesuai dengan kebutuhan adegan. Rigging adalah metode pemberian /pemasangan kerangka pada objek untuk selanjutnya di animasikan. Pengaturan Kamera Untuk mendapatkan angle atau sudut pandang kamera yang sesuai maka harus dilakukan penyesuaian kamera. Pencahayaan dibutuhkan untuk menerangi objek yang ada, jenis pencahayaan dalam 3ds max terdiri dari lampu standard dan lampu photometric . Setiap jenis pencahayaan memberikan efek yang berbeda pada objek yang di terangi. Rendering merupakan tahap akhir dari proses produksi. Rendering dilakukan untuk membuat animasi ini kedalam bentuk gambar dan movie.
- Pasca Produksi Ini adalah bagian terakhir dari proses pembuatan film. Dimana semua file movie 3D hasil render dan file audio disatukan semua sesuai dengan storyboard menggunakan movie maker dan dilakukan proses rendering. Setelah proses rendering selesai, dilakukan proses pemindahan film kedalam CD/DVD.
Sejarah televisi analog dan digital
Latar belakang
Pada zaman dahulu saat manusia telah menggunakan bahasa verbal untuk berkomunikasi, media telekomunikasi hiburan bagi mereka adalah mendongeng. Mendongeng pula adalah cara dimana mereka bisa merasakan sesuatu di tempat yang jauh. Biasanya diawali pagi sampai sore hari berburu dan di akhiri pada malam hari untuk saling bercerita di dekat api unggun. Lalu kegiatan mendongeng terus berlanjut sampai generasi seterusnya pada awal nya mereka hanya mengingat dan menyampaikan kembali dongeng tersebut sampai akhirnya ada generasi yang memulai menggambar dong di batu lalu berlanjut menuliskan di kulit hewan sampai pada akhirnya ada Pengenalan kata tercetak, berkat Johannes Gutenberg, memungkinkan buku cerita yang akan diproduksi secara massal dan
disebarluaskan ke orang banyak.
Dan kegiatan berdongeng dengan buku berlanjut hingga sekarang namun pada akhir abad ke 19 Seni mendongeng telah berkembang dari seorang yang duduk di api unggun bercerita langsung dari ingatannya, menuju ke seseorang membaca dari sebuah buku dalam studio siaran radio dan didengarkan oleh orang secara bersamaan di daerah yang terjangkau oleh gelombang radio yang dipancarkan oleh pemabnacr radio. Penemuan televisi dan kemajuan teknologi yang telah terjadi dalam 120 atau lebih tahun terakhir telah memperkenalkan sejumlah sistem, solusi dan metode penyiaran suara dan gambar.
Monday, June 13, 2016
Religiusitas dengan perilaku sosial
Pengertian Religiusitas
Religiusitas merupakan kata jadian yang berkaitan dengan kata religi dan religius. Oleh karena itu untuk mengetahui arti kata religiusitas perlu kiranya untuk mengetahui kedua istilah tersebut terlebih dahulu.
Religi berasal dari bahasa latin religio yang akar katanya adalah religare yang berarti ‘mengikat’ (Driyarkara dalam Subandi, 1988). Religi atau agama mencakup aturan-aturan dan kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan, yang semuanya itu berfungsi untuk mengikat dan mengutuhkan diri seseorang atau sekelompok orang dalam hubungannya terhadap Tuhan, sesama manusia, serta alam sekitarnya.
Islam selama ini dikenal sebagai sebuah agama tapi dalam Al Qur’an atau hadits Islam disebut dengan dien. Dien dalam bahasa Arab berasal dari kata kerja dana yang mempunyai beberapa arti, yaitu kekuatan, kekuasaan, hukum, perintah; taat, menghamba, menolong; syaria’t, peraturan, jalan, mazhab, agama, ikutan, dan kekuasaan; balasan, upah, perhitungan, persesuaian (Sulaiman, 1984).
Tuesday, May 10, 2016
Manusia Dan Pandangan hidup
Pandangan Hidup
merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Semua perbuatan, tingkah laku dan aturan serta undang-undang harus merupakan pancaran dari pandangan hidup yang telah dirumuskan.
Pandangan hidup sering disebut filsafat hidup. Filsafat berarti cinta akan kebenaran, sedangkan kebenaran dapat dicapai oleh siapa saja. Hal inilah yang mengakibatkan pandangan hidup itu perlu dimiliki oleh semua orang dan semua golongan.
Setiap orang, baik dari tingkatan yang paling rendah sampai dengan tingkatan yang paling tinggi, mempunyai cita-cita hidup. Hanya kadar cita-citanya sajalah yang berbeda. Bagi orang yang kurang kuat imannya ataupun kurang luas wawasannya, apabila gagal mencapai cita-cita, tindakannya biasanya mengarah pada hal-hal yang bersifat negative.
Disinilah peranan pandangan hidup seseorang. Pandangan hidup yang teguh merupakan pelindung seseorang. Dengan memegang teguh pandangan hidup yang diyakini, seseorang tidak akan bertindak sesuka hatinya. Ia tidak akan gegabah bila menghadapi masalah, hambatan, tantangan dan gangguan, serta kesulitan yang dihadapinya.
Thursday, April 28, 2016
ETIKA, ESTETIKA DAN PERADABAN
Etika
Etika/eti·ka/
/étika/ n ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan
kewajiban moral (akhlak).
Istilah Etika
berasal dari bahasa Yunani kuno. Bentuk tunggal kata ‘etika’ yaitu ethos
sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha. Ethos mempunyai banyak arti yaitu :
tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan/adat,
akhlak,watak, perasaan, sikap, cara berpikir. Sedangkan arti ta etha yaitu adat
kebiasaan.
Arti dari bentuk jamak inilah yang
melatar-belakangi terbentuknya istilah Etika yang oleh Aristoteles dipakai
untuk menunjukkan filsafat moral. Jadi, secara etimologis (asal usul kata),
etika mempunyai arti yaitu ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu
tentang adat kebiasaan (K.Bertens, 2000).
Labels:
1ia18,
ESTETIKA,
ETIKA,
ETIKA ESTETIKA DAN PERADABAN,
gunadarma,
ibd,
macam-macam etika,
pengertian estetika,
pengertian etika,
PERADABAN,
puti,
puti megitasari,
semester 2,
softskill,
studentsite,
tugas,
ug
Wednesday, April 13, 2016
Globalisasi
Globalisasi
adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Kemajuan infrastruktur transportasi dan telekomunikasi, termasuk kemunculan telegraf dan Internet, merupakan faktor utama dalam globalisasi yang semakin mendorong saling ketergantungan (interdependensi) aktivitas ekonomi dan budaya.
Subscribe to:
Posts (Atom)


